Prasangka

By | 4 November 2015

Dia kecewa pada temannya. Dia merasa sahabatnya meninggalkannya. Bahkan setelah dua jam berlalu HP sahabatnya tidak bisa dihubungi, tidak aktif!

Dia juga mengirim SMS ke temannya, isinya:

“Aku tidak pernah mengecewakanmu, kita saling membantu, kita seperti saudara, tapi kenapa kau kabur dariku sekarang? Apa salahku?!”

Tapi status pengirimannya PENDING, belum terkirim.

15 menit kemudian, sahabatnya menelepon. Baru-baru ini dia bertanya kepada sahabatnya mengapa tidak bisa dihubungi, tiba-tiba ada SMS ke temannya HP.

“Sedikit bro, saya mati dulu, ada SMS masuk, saya takut SMS ini penting”.

Ternyata SMS itu dikirim, baru sampai ke HP temannya. Setelah membaca, temannya memanggil kembali dan berkata:

“Astaghfirullah, semoga Allah memaafkanmu, brooo … aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP ku karena aku menjual HP ku untuk membantu kebutuhanmu, dari sisa penjualan. , Saya membeli HP kedua untuk menghubungi “.