Kekhalifahan Muhammad Al-Muntasir Billah bin Al-Mutawakkil 'Ala Allah (247-248 H)
Biografinya Nasabnya: Muhammad bin Ja'far (Al-Mutawakkil) bin Al-Mu'tasim bin Harun bin Muhammad Al-Mahdi bin Abi Ja'far Al-Mansur. Ibunya adalah seorang hamba sahaya ( ummul walad ) bernama Habasyiyyah, keturunan Romawi. Sifat-sifatnya: Al-Muntasir memiliki mata yang lebar dan indah, hidung yang mancung, bertubuh agak pendek, berwibawa, dan memiliki perawakan yang bagus. Di antara perkataannya yang sangat baik adalah: "Demi Allah, orang yang berada di atas kebatilan tidak akan pernah mulia sedikit pun, meskipun bulan terbit dari dahinya. Dan orang yang berada di atas kebenaran tidak akan pernah hina sedikit pun, meskipun seluruh dunia sepakat untuk menentangnya." Wafatnya: Al-Muntasir pernah bermimpi seolah-olah ia sedang menaiki anak tangga, lalu ia sampai pada anak tangga yang ke dua puluh lima. Ia pun menceritakan mimpi tersebut kepada seorang penafsir mimpi. Penafsir itu berkata kepadanya: "Ini berarti engkau akan memegang kekhalifahan selama ...