Perang Tha'if: Ketika Ketekunan Berjumpa dengan Kasih Sayang
Latar Belakang: Pelarian ke Benteng yang Kokoh Setelah kekalahan telak dalam Perang Hunain, Malik bin 'Auf —pemimpin pasukan musyrik—melarikan diri bersama sisa-sisa pasukannya yang tercerai-berai menuju Tha'if . Tha'if bukanlah kota biasa. Ia adalah kota yang berbenteng kokoh, memiliki pintu-pintu yang dapat ditutup rapat sebagaimana kebanyakan kota Arab pada masa itu. Penduduknya sangat berpengalaman dalam perang pengepungan. Mereka juga memiliki kekayaan melimpah yang menjadikan benteng-benteng mereka sulit ditembus. Rasulullah ﷺ memerintahkan para sahabat untuk bersiap berangkat menuju Tha'if. Beliau memimpin pasukan yang cukup besar di bulan Syawal tahun ke-8 Hijriah . Pasukan Islam tiba di dekat benteng-benteng Tha'if dan mendirikan perkemahan di sana. Pengepungan yang Melelahkan Penduduk Tha'if tidak tinggal diam. Dari atas benteng mereka, mereka melepaskan tembakan panah ke arah kaum Muslimin. Beberapa sahabat terluka. Rasulullah ﷺ kem...