Kekhalifahan Muhammad Al-Qahir Billah bin Ahmad Al-Mu'tadhid (320 – 322 H)
Biografinya Nasabnya Muhammad Al-Qahir Billah, Amirul Mukminin, Abu Manshur putra Al-Mu'tadhid Billah Ahmad bin Thalhah putra Al-Mutawakkil 'Alallah. Ciri Fisiknya Dia berperawakan sedang, berkulit cokelat (sawo matang), berambut kemerahan, berhidung mancung, dan dia adalah seorang yang bengis serta pendendam (cepat membalas dendam). Wafatnya Dia wafat pada bulan Jumadil Awal tahun 339 H di usia 52 tahun, dan dimakamkan di samping makam ayahnya, Al-Mu'tadhid. Kekhalifahannya Baiatnya (Pengangkatannya) Ketika Al-Muqtadir Billah terbunuh, para amir (pemimpin militer/pejabat) sepakat untuk mengangkat Muhammad bin Al-Mu'tadhid—yang merupakan saudara Al-Muqtadir. Maka para hakim, amir, dan menteri membaiatnya, serta memberinya gelar Al-Qahir Billah. Hal itu terjadi pada waktu sahur hari Kamis, ketika tersisa dua malam dari bulan Syawal tahun 320 H. Kemudian Abu Ali bin Muqlah diangkat sebagai menterinya. Masa kekhalifahannya berlangsung selama satu tahu...