Arab Aribah dan Musta'ribah
Bangsa Arab dalam kisah para ahli nasab selalu dibagi ke dalam beberapa lapisan. Pada bab sebelumnya telah diceritakan tentang al-‘Arab al-Bā’idah, yaitu bangsa-bangsa Arab purba yang punah sebelum datangnya Islam; mereka hanya tinggal nama dan jejak dalam cerita: seperti ‘Ād, Ṯamūd, dan selainnya. Kini kisah berpindah ke dua lapisan berikutnya: al-‘Arab al-‘Āribah dan al-‘Arab al-Musta‘ribah. Kedua golongan inilah yang masih hidup hingga masa munculnya Islam, dan dari merekalah mayoritas orang Arab di masa Nabi berasal. Para ahli nasab menyebut: al-‘Arab al-‘Āribah sebagai Arab Qaḥṭaniyyūn al-‘Arab al-Musta‘ribah sebagai Arab ‘Adnāniyyūn Seluruh Arab yang nasabnya dianggap “murni” pada masa munculnya Islam biasanya dihubungkan kepada dua rumpun besar ini: Qaḥṭān dan ‘Adnān. Qaḥṭān: Leluhur Besar Arab Selatan Para ahli nasab sepakat bahwa lapisan kedua bangsa Arab setelah kelompok yang punah (al-Bā’idah) adalah...