Kafilah yang Selamat: Kisah Perdagangan, Perang, dan Doa di Kerajaan Ma'in
Sebuah Perjalanan Penuh Bahaya Bayangkan sebuah kafilah dagang yang melintasi gurun pasir yang luas. Unta-unta membawa muatan rempah, kemenyan, dan barang berharga lainnya. Para pedagang duduk di atas pelana, waspada terhadap bahaya di sekeliling mereka. Tujuan mereka adalah kembali ke kampung halaman, ke kota Qarnu , ibu kota Kerajaan Ma'in. Teks ini (prasasti Glaser 1155 = Halévy 535) menceritakan kafilah semacam itu. Namun, arah perjalanan kafilah ini masih diperdebatkan. Apakah mereka berangkat dari Ma'in ke utara (Suriah), atau sebaliknya — dari koloni Ma'in di Mesir ("Ma'in Mishran") kembali ke Yaman? Para ahli cenderung percaya bahwa kafilah ini sedang kembali ke Yaman , ke ibu kota mereka. Dalam perjalanan pulang, mereka menghadapi dua malapetaka besar: Perang saudara antara Selatan dan Utara (Dzu Yaminat vs Dzu Syamat). Perang antara "Mudzay" dan "Mishr" (Media/Medes vs Mesir?). Kafilah itu nyaris ...