Perang Uhud: Kegagalan Pasukan Pemanah, Syahidnya Hamzah, dan Awal Kekalahan Muslimin
Pertarungan Satu Lawan Satu Pertempuran Uhud dimulai dengan tradisi yang sudah mengakar di Jazirah Arab: duel satu lawan satu. Talhah bin Abu Thalhah al-Abdari, pembawa bendera musyrikin, maju ke depan barisan. Ia menantang siapa pun dari barisan Muslimin untuk melawannya. Para sahabat terdiam sejenak. Maka majulah Az-Zubair bin Al-Awwam. Dengan sekali loncatan, Az-Zubair sudah berada di atas unta bersama Talhah. Ia membanting lawannya ke tanah, lalu menghunus pedang. Talhah bin Abu Thalhah tewas di tempat. Melihat keberanian itu, Rasulullah ﷺ bersabda: « إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ حَوَارِيًّا، وَحَوَارِيِّي الزُّبَيْرُ » "Sesungguhnya setiap nabi memiliki hawari (pembela setia), dan hawari-ku adalah Az-Zubair." Nabi ﷺ kemudian menambahkan: « لَوْ لَمْ يَبْرُزْ إِلَيْهِ أَحَدٌ لَبَرَزْتُ أَنَا إِلَيْهِ، لِمَا رَأَيْتُ مِنْ إِحْجَامِ النَّاسِ عَنْهُ » "Seandainya tidak ada seorang pun yang maju kepadanya, sungguh aku sendiri yang akan maju. Karena kulihat bet...